Mitos vs Realitas: Bagaimana Orang Indonesia Mencari Jasa Lokal di Era ChatGPT
Ada anggapan umum di industri SEO bahwa orang tidak lagi mencari jasa lokal seperti dulu. Dengan semakin populernya ChatGPT sebagai titik awal pencarian, banyak yang berasumsi bahwa pencarian berbasis keyword sudah ditinggalkan, digantikan oleh prompt yang lebih panjang dan lebih percakapan. Tapi benarkah demikian?
Untuk menguji asumsi ini, sebuah penelitian dilakukan dengan mengamati pengguna sehari-hari saat mereka menggunakan ChatGPT untuk mencari penyedia jasa lokal, termasuk praktik kesehatan dan kecantikan. Peserta diminta memulai pencarian mereka di ChatGPT dan berperilaku seperti biasa, baik itu mengunjungi website, memeriksa profil media sosial, atau membaca ulasan.
Pertanyaan Kunci Penelitian
Penelitian ini dipandu oleh beberapa pertanyaan mendasar:
- Apakah pelanggan menggunakan ChatGPT seperti yang kita asumsikan ketika mereka membutuhkan jasa lokal?
- Apakah pengguna ChatGPT meninggalkan pencarian berbasis keyword, membuat penelitian dan pelacakan keyword tradisional tidak relevan?
- Apakah orang benar-benar melakukan percakapan panjang dengan ChatGPT ketika niat mereka transaksional?
Fakta Mengejutkan: 75% Sesi Mengandung Pencarian Keyword
Anggapan umum adalah bahwa orang tidak lagi mencari menggunakan keyword dan lebih mengandalkan prompt percakapan saat berinteraksi dengan AI. Asumsi ini memengaruhi pendekatan awal penelitian. Ketika pengamatan perilaku pengguna di ChatGPT dimulai, penggunaan keyword awalnya bukan fokus utama.
Dalam studi perilaku pengguna terpisah yang dilakukan pada Google AI Mode, peneliti terkejut melihat betapa banyak pencarian yang sangat mirip dengan keyword yang sama yang telah dilacak selama beberapa dekade. Temuan awal ini mendorong pemeriksaan apakah perilaku yang sama muncul di ChatGPT. Dan jawabannya: YA.
Di seluruh sesi yang diamati, 75% mengandung setidaknya satu prompt yang akan dikategorikan sebagai berbasis keyword. Ini adalah temuan yang signifikan bagi pemasar digital dan praktisi SEO di Indonesia.
Mengapa Ini Tidak Mengejutkan?
Membutuhkan usaha yang jauh lebih sedikit untuk mengetik “dokter gigi jakarta selatan” daripada “5 dokter gigi terbaik menurut rekomendasi online di daerah kebayoran baru, jakarta selatan”. Ini juga cara orang mencari sejak hari-hari awal mesin pencari.
Kebiasaan lama sulit dihilangkan – dan “dokter bedah plastik terbaik di jakarta selatan” memberikan apa yang dibutuhkan pengguna. Temuan ini harus mendorong tinjauan ulang diskusi seputar pelacakan keyword dalam GEO (Generative Engine Optimization).
Lokal Tidak Sepersuasif yang Dibayangkan: 45% Sesi Hanya Satu Prompt
Percakapan panjang dengan ChatGPT tidak umum ketika pengguna mencari jasa lokal. Hampir setengah dari sesi ini – 45% – tidak mencakup pertanyaan lanjutan atau sesuatu yang menyerupai percakapan. Selain itu, 34% prompt kedua adalah permintaan sederhana untuk lebih banyak hasil.
Saat mencari jasa lokal, rata-rata pengguna ChatGPT menggunakan 2,1 prompt. Berikut rinciannya berdasarkan jenis layanan:
- Mencari dokter gigi baru: 2,41 prompt
- Mencari tempat untuk botox: 1,96 prompt
- Mencari dokter kulit untuk memeriksa tahi lalat: 1,71 prompt
- Transplantasi rambut: 1,33 prompt
- Mencari chiropractor: 2,33 prompt
- Memutuskan untuk facelift: 2,00 prompt
Ini bukan berarti tidak ada percakapan yang terjadi. Hanya saja “penggunaan ChatGPT percakapan untuk pencarian lokal” bisa dibilang dilebih-lebihkan.
Perilaku Prompt Berdasarkan Niat – Dan Mungkin Berubah
Secara anekdot, tampaknya orang melakukan percakapan dengan ChatGPT yang tidak mencerminkan temuan penelitian ini, tetapi percakapan tersebut sebagian besar bersifat informasional. Perlu juga dicatat bahwa menemukan data untuk mendukung ini sulit. Tampaknya ini adalah ide yang diterima secara umum yang didukung terutama oleh bukti anekdot.
Ketika pengguna ini membutuhkan layanan, mereka sering kali memberikan prompt pada model dengan cara yang sama seperti mereka mencari di Google. Perilaku ini bisa berubah seiring waktu.
Banyak peserta dalam penelitian ini tidak memiliki akses ke versi berbayar ChatGPT. Penggunaan mereka mungkin bergeser saat mereka menjadi lebih terbiasa menggunakannya. Bisa juga hanya lebih mudah mencari dengan keyword.
Jika model mampu memberikan hasil yang dibutuhkan pengguna tanpa memerlukan kalimat panjang, mereka hampir selalu akan memilih opsi yang membutuhkan usaha lebih sedikit.
Implikasi untuk SEO Lokal di Indonesia
1. Keyword Research Masih Relevan
Meskipun AI berkembang pesat, penelitian keyword tradisional tetap penting. Data menunjukkan bahwa 75% pengguna masih menggunakan keyword saat mencari jasa lokal melalui ChatGPT. Ini berarti:
- Keyword lokal masih menjadi kunci untuk menarik pelanggan
- Long-tail keyword tetap efektif untuk target pasar spesifik
- Keyword berbasis lokasi (city + service) masih sangat powerful
2. Optimasi untuk Prompt Pendek
Dengan 45% sesi hanya menggunakan satu prompt, penting untuk mengoptimalkan konten untuk pencarian singkat:
- Gunakan bahasa yang jelas dan langsung
- Sertakan informasi penting di bagian awal konten
- Format informasi dengan bullet points untuk kemudahan scanning
3. Statistik Industri Indonesia yang Perlu Diperhatikan
Berdasarkan data dari berbagai sumber industri di Indonesia:
- Pengguna internet Indonesia: 212,9 juta (2024) – APJII
- Pengguna aktif media sosial: 167 juta – We Are Social
- Pencarian jasa kesehatan online: Meningkat 45% sejak pandemi
- Pasar kecantikan digital: Tumbuh 25% per tahun
- Pengguna AI tools: 38% bisnis Indonesia sudah mengadopsi AI
Strategi Praktis untuk Bisnis Lokal Indonesia
1. Optimasi Google Business Profile
Meskipun ChatGPT populer, Google Business Profile tetap penting karena:
- ChatGPT sering merujuk ke listing Google
- Informasi kontak dan lokasi harus akurat
- Ulasan positif meningkatkan kepercayaan
2. Konten yang Menjawab Pertanyaan Umum
Buat konten yang menjawab pertanyaan umum tentang layanan Anda:
- FAQ lengkap dengan jawaban detail
- Blog post tentang topik terkait layanan
- Testimoni dan studi kasus
3. Local Schema Markup
Implementasi schema markup membantu AI memahami bisnis Anda:
- LocalBusiness schema
- Service schema
- Review schema
4. Monitoring dan Analisis
Pantau bagaimana bisnis Anda muncul di ChatGPT:
- Uji berbagai keyword terkait bisnis
- Analisis kompetitor yang muncul di hasil
- Perbarui informasi secara berkala
Kesimpulan: Masa Depan Pencarian Lokal di Era AI
Penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana orang sebenarnya menggunakan ChatGPT untuk mencari jasa lokal. Meskipun AI telah mengubah banyak aspek pencarian, beberapa kebiasaan dasar tetap bertahan:
- Keyword masih king: 75% pengguna masih mengandalkan keyword
- Percakapan minimal: 45% sesi hanya satu prompt
- Efisiensi diutamakan: Pengguna memilih cara termudah
Untuk bisnis lokal di Indonesia, ini berarti strategi SEO tradisional masih relevan, tetapi perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Kombinasi antara optimasi keyword tradisional dan pemahaman tentang perilaku pengguna AI akan memberikan keunggulan kompetitif.
Langkah selanjutnya adalah mulai menguji bagaimana bisnis Anda muncul di ChatGPT, memperbarui strategi keyword research, dan terus memantau perkembangan teknologi AI. Dengan pendekatan yang seimbang antara tradisional dan inovatif, bisnis lokal dapat tetap kompetitif di era pencarian yang terus berkembang ini.
Ingat: Teknologi berubah, tetapi kebutuhan dasar manusia untuk menemukan solusi dengan cara yang mudah dan efisien tetap sama. Fokuslah pada pengalaman pengguna, kejelasan informasi, dan kemudahan akses – baik di mesin pencari tradisional maupun di platform AI seperti ChatGPT.



