Dari Gedung Pencakar Langit ke Layar Smartphone: Perjalanan Tak Terduga Saya

Di usia 23 tahun, saya melangkah masuk ke kantor BlackRock di New York dengan gelar sarjana dari Wesleyan University, siap menaklukkan dunia keuangan. Lima tahun kemudian, saya menukar kartu identitas perusahaan dengan ring light dan misi baru: memberdayakan wanita melalui konten kreatif. Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa dampak terbesar tidak selalu datang dari institusi terbesar.

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, industri kreator digital di Indonesia tumbuh 25% per tahun dengan lebih dari 50 juta kreator aktif. Yang menarik, 65% di antaranya adalah wanita yang menggunakan platform digital untuk berbagi pengetahuan dan membangun komunitas.

Masa-Masa di Dunia Keuangan Global

Awal Karir di BlackRock

Tahun 2018 menjadi titik awal ketika saya bergabung dengan tim Financial Markets Advisory di BlackRock. Posisi saya saat itu adalah memberikan konsultasi kepada pemerintah dan bank-bank besar mengenai isu keuangan kompleks. Bayangkan, di usia 23 tahun, saya sudah menganalisis neraca keuangan dan duduk di ruang rapat tempat keputusan miliaran dolar dibuat.

Dua tahun kemudian, saya pindah ke bank investasi sebagai trader obligasi korporasi. Dunia yang serba cepat, tekanan tinggi, dan pekerjaan kompleks. Gaji? Fantastis. Kepuasan? Tidak sepenuhnya.

Pertanyaan yang Mengubah Segalanya

Saat membangun resume Wall Street yang mengesankan, satu pertanyaan terus menghantui: Apa yang sebenarnya saya bangun? Saya memiliki akses ke pengetahuan finansial yang kebanyakan wanita tidak pernah dapatkan. Namun, karena batasan yang diterapkan beberapa institusi Wall Street pada karyawannya, saya tidak diizinkan membagikan pengetahuan finansial dasar kepada dunia.

Baca Juga  Google Ads API v23: Akhirnya Bisa Lihat Performa Per Channel di Campaign Performance Max!

Momen Penentu: Ketika Sistem Tidak Adil

Mengungkap Ketidaksetaraan Upah

Setelah meninggalkan BlackRock, saya bekerja di bank investasi lain. Di sinilah segalanya berubah. Saya menemukan ketidaksetaraan upah sistemik. Ratusan karyawan kulit hitam, termasuk saya sendiri, melakukan pekerjaan yang sama dengan rekan kulit putih kami, namun dibayar jauh lebih rendah.

Saya mengumpulkan data, mendokumentasikan perbedaan, dan menulis surat kepada kepala HR. Email itu memicu review formal dan koreksi kompensasi, yang akhirnya merevisi gaji ratusan karyawan kulit hitam di seluruh perusahaan.

Harga yang Harus Dibayar

Kemenangan itu datang dengan harga. Bahkan sebelum saya mengirim surat itu, orang yang bertanggung jawab atas kesetaraan upah mencoba mengabaikan kekhawatiran saya. Setelahnya, saya berulang kali diberi tahu bahwa kompensasi kami sudah benar. Padahal data membuktikan sebaliknya.

Pengalaman ini membuat saya sadar: Saya tidak ingin lagi menghabiskan karir berjuang untuk kesetaraan di institusi yang gagal mengakuinya.

Transisi: Dari Lantai Bursa ke TikTok

Langkah Pertama sebagai Content Creator

Mei 2022, saya memposting vlog pertama di TikTok sebagai bentuk ekspresi diri. Secara teknis, saya melewatkan booming kreator besar tahun 2020-2021, tapi saya tidak mengejar viralitas. Saya hanya menunjukkan diri saya yang sebenarnya.

Saya mulai berbagi video “sehari dalam hidup” sebagai trader Wall Street, dan orang-orang terpesona. Kemudian, saya menyelipkan pelajaran hidup, rutinitas kecantikan, dan tips wellness karena itu selalu menjadi bagian dari diri saya.

Kecantikan: Passion Sejak Dini

Dunia kecantikan bukan hal baru bagi saya. Saya mendapatkan sertifikasi makeup artistry dan perawatan kulit pada musim semi 2014, saat masih SMA di Jamaica. Ketika pindah ke AS untuk kuliah di Wesleyan University, saya adalah gadis yang merias wajah semua orang untuk wisuda, Valentine’s Day, dan Halloween.

Jadi, ketika mulai membuat konten, saya tidak memilih niche dan memaksa diri masuk kotak. Saya muncul sebagai diri seutuhnya: profesional keuangan yang juga menyukai rutinitas skincare, jus hijau, dan outfit yang sempurna.

“The Finance Baddie®”: Nama yang Melekat

Audience tumbuh cepat karena saya tidak sedang berakting. Saya hanya hidup dengan jujur. Saya memasang “The Finance Baddie®” di bio TikTok hampir tanpa berpikir panjang, hanya nama lucu saat membuat konten random tentang hidup saya.

Baca Juga  Google Search Console: URL yang Sama di AI Overview dan Blue Links Hanya Dihitung 1 Impresi - Panduan Lengkap untuk SEO Indonesia

Suatu hari di acara networking wanita Wall Street, host menyebutkan bahwa profesional muda di sana mengenali saya dari TikTok, dengan bersemangat mengatakan, “Itu The Finance Baddie®!” Saat itulah saya sadar nama itu sudah melekat. Wanita muda di Wall Street benar-benar mengidolakan saya, bukan karena jabatan korporat saya, tapi karena konten yang saya buat di waktu luang.

Membangun Merek Multi-Dimensi

Kolaborasi yang Autentik

Sekarang, saya telah bermitra dengan merek-merek di berbagai sektor: kecantikan dan perawatan kulit, kesehatan dan wellness, rumah dan dapur, makanan dan minuman, teknologi, fashion, dan travel. Rentang ini tidak random. Ini adalah refleksi bagaimana saya benar-benar hidup.

Saya bisa bekerja dengan banyak merek di sektor berbeda karena keautentikan adalah platform saya. Saya memasukkan merek-merek ini secara alami ke dalam gaya hidup saya.

Prinsip dalam Bermitra

Ketika bermitra dengan Primal Kitchen, wajar untuk menampilkan dressing mereka di video meal prep karena itulah yang benar-benar saya gunakan di dapur. Saat bekerja dengan Aveeno Skincare, ini cocok karena produk mereka telah menjadi bagian rutinitas skincare saya sejak kecil. Baru-baru ini, saya berkolaborasi dengan Dr. Dennis Gross Skincare™, yang LED FaceWare Pro Mask-nya menjadi bagian rutin rutinitas skincare malam saya.

Saya hanya merekomendasikan produk dan layanan berkualitas tinggi yang saya percayai, sukai, dan gunakan.

Audience yang Beragam

Beberapa kreator punya niche. Saya adalah niche-nya sendiri. Audience mengikuti saya untuk alasan berbeda. Ada yang datang untuk kebijaksanaan finansial. Lainnya ingin tips kecantikan, ide meal prep, resep jus, inspirasi fashion, atau rutinitas skincare. Benang merahnya? Mereka mempercayai saya.

Memberi Nilai Lebih dari Sekadar Partnership

Kepercayaan itu datang dari menawarkan nilai di luar partnership merek. Saya mengadakan workshop dan kelas keuangan untuk wanita. Di pesta papan visi finansial saya, Rich Girl Reset, saya memandu wanita menetapkan niat finansial dan membuat rencana aksi untuk benar-benar membantu mereka melaksanakannya.

Di Finance Masterclass, Time Is Money, saya mengajarkan wanita bagaimana memaksimalkan potensi penghasilan dan memonetisasi waktu mereka. Tujuannya adalah menempatkan diri dalam posisi finansial di mana mereka bisa berubah untuk skenario apapun.

Baca Juga  Metaplanet Raup $137 Juta: Strategi Cerdas Bayar Utang & Investasi Bitcoin untuk Masa Depan

7 Pelajaran Berharga dari Perjalanan Saya

1. Keahlian Anda Portabel

Pengetahuan finansial yang saya dapatkan di Wall Street tidak hilang ketika saya pergi. Itu menjadi fondasi konten saya dan yang membuat suara saya kredibel di ruang kreator.

2. Tidak Harus Memilih Satu Passion

Keuangan, kecantikan, wellness, fashion — semuanya bisa hidup berdampingan. Merek paling autentik mencerminkan semua sisi diri Anda, bukan hanya satu dimensi.

3. Keautentikan Membangun Kepercayaan

Saya hanya bermitra dengan merek yang benar-benar saya gunakan dan percayai. Integritas itu adalah alasan audience mempercayai rekomendasi saya dan mengapa merek terus bekerja dengan saya.

4. Waktu Kurang Penting daripada Keautentikan

Saya mulai membuat konten tahun 2022, jauh setelah booming kreator pandemi. Tapi, muncul secara autentik dan konsisten lebih penting daripada menjadi yang pertama.

5. Tawarkan Nilai di Luar Transaksi

Saya mengadakan workshop, memberikan edukasi finansial nyata, dan membangun komunitas. Itulah yang membedakan content creator dengan influencer dan yang membuat partnership bermakna.

6. Reputasi adalah Mata Uang Anda

Baik di Wall Street maupun sebagai kreator, bagaimana Anda muncul itu penting. Bangun reputasi untuk kualitas, integritas, dan nilai.

7. Kebebasan adalah Kekayaan Tertinggi

Kemampuan bekerja dengan syarat sendiri, berbagi apa yang Anda sukai, dan mempengaruhi hidup dengan cara yang Anda pilih? Itu lebih berharga daripada bonus Wall Street manapun.

Mengapa Keautentikan Selalu Menang

Transisi dari Wall Street ke content creation bukan tentang lari dari sesuatu. Ini tentang berlari menuju dampak.

Di Wall Street, saya adalah satu suara dalam sistem yang sering tidak ingin mendengar saya. Sebagai kreator, saya menjangkau ratusan ribu wanita setiap hari. Saya bisa mengajarkan mereka tentang bunga majemuk dan lip plumper terbaru dalam satu napas. Saya bisa menunjukkan bahwa Anda tidak harus memilih antara menjadi paham finansial dan mencintai kecantikan, antara menjadi strategis dan kreatif.

Saya beralih dari menasihati pemerintah tentang keputusan ekonomi dan finansial paling kompleks ke menasihati wanita tentang cara membangun kekayaan, kepercayaan diri, dan hidup yang mereka cintai. Dan jujur? Dampaknya terasa lebih besar. Kepuasan lebih dalam. Kebebasan itu nyata.

Untuk Wanita Indonesia yang Ingin Berubah

Wall Street Anda mungkin bukan lantai bursa sungguhan. Itu bisa tempat di mana Anda diremehkan, dibatasi, atau disuruh meredupkan cahaya Anda. Tapi ingat: Anda punya izin untuk pergi. Anda punya izin untuk membangun sesuatu yang baru. Dan Anda punya izin untuk muncul sebagai diri seutuhnya, multi-dimensi, tanpa permintaan maaf.

Di situlah kekayaan sebenarnya berada. Bukan di gaji. Bukan di jabatan. Tapi dalam kebebasan untuk hidup dan bekerja dengan syarat sendiri.

Dan percayalah: itu adalah return on investment yang tidak bisa ditandingi perusahaan Wall Street manapun. Di Indonesia, dengan pertumbuhan ekonomi digital yang mencapai 20% per tahun dan semakin banyaknya platform mendukung kreator lokal, sekarang adalah waktu terbaik untuk memulai perjalanan Anda sendiri.

Mulailah dengan satu langkah kecil hari ini — buat konten pertama Anda, bagikan pengetahuan yang Anda miliki, dan lihat bagaimana dunia merespons keautentikan Anda. Saya sudah membuktikannya, dan saya yakin Anda juga bisa!

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply